Cerita Misteri Mutilasi Gadis Desa Telanjang Oleh Pelaku Doyan Ngentot

Cerita Misteri Mutilasi Gadis Desa Telanjang Oleh Pelaku Doyan Ngentot

Posted on

 

Cerita Misteri Mutilasi Gadis Desa Telanjang Oleh Pelaku Doyan Ngentot masih menjadi tanda tanya besar pihak kepolisian. Hal ini membuat warga sekitar ketakutan, khususnya para gadis desa yang takut nasibnya akan berakhir sama seperti para korban yang ditemukan karena hingga kini polisi masih belum dapat memecahkan misteri korban mutilasi gadis desa telanjang dari pelaku doyan ngentot ini. Warga terus mendesak agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku kejahatan ini.

Cerita Misteri Mutilasi Gadis Desa Telanjang Oleh Pelaku Doyan Ngentot

 

Korban mutilasi di Situbondo dibunuh dengan cara yang sangat sadis. Pelaku memenggal kepala gadis asal Desa Kalisat Kecamatan Sempol Bondowoso itu dengan cara ditebas menggunakan golok. Lalu kaki dan tangan nya juga dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Dan yang paling sadis alat kelamin dari korban dibuat terkoyak-koyak. Yang menjadi misteri kasus ini adalah keseluruhan korban ditemukan telanjang tanpa busana dengan puting payudara yang hilang.

Hasil otopsi membuktikan ada 4 luka bekas tebasan di bagian leher korban, hingga kepalanya terpisah dari badan. Masing-masing, tiga luka tebas di bagian depan dan satu lagi di leher sisi belakang. Pada bagian alat kelaminnya rusak parah dan puting para korban tidak ada.

” Empat kali tebasan senjata tajam dibagian leher itu yang menyebabkan kematian korban. Itu di ketahui dari hasil otopsi semalam. Sesudah diotopsi jenazah korban sudah dibawa pulang, ” kata Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Riyanto, Selasa 14 Feb 2017.

Dugaan korban hamil juga terbantahkan melalui otopsi. Saat ditangani pembedahan, tim medis tidak menemukan ada jainn di rahim. Buncitnya bagian perut korban di pastikan cuma akibat pembengkakan mayat saja. Akan tetapi jelas bahwa semua gadis desa yang menjadi korban itu diperkosa secara brutal sebelum akhirnya dibunuh dan dimutilasi.

Sangkaan korban diperkosa secara brutal sangat kuat. Sebab saat diketemukan kondisi korban dalam keadaan telanjang bulat. Pakaian korban baru diketemukan satu hari setelah mayat Fitia Ningsih ditemukan di perkebunan kopi Desa Kayumas Kecamatan Arjasa, Minggu (25/10) lalu. Waktu ditemukan, celana dalam serta BH korban ada bekas robekan diduga hasil dari upaya pelaku membuka paksa menelanjangi korban.

Kabar Investigasi Dari Pihak Kepolisian dari Foto Korban Telanjang

” Kami tidak ingin berspekulasi. Semuanya masih dalam step penyelidikan. Baik jumlah pelaku maupun motifnya masih kami selidiki, ” pungkas AKP Riyanto.

Mayat-mayat gadis desa muda telanjang yang ditemukan sudah bisa dipastikan korban pemerkosaan serta pembunuhan dan mutilasi. Segi kepala gadis desa tanpa ada jati diri itu terpenggal, sampai lepas dari tubuhnya. Saat ditemukan, korban juga dalam keadaan tanpa ada pakaian. Terlihat dugaan sebelum dibunuh, pelaku doyan ngentot lebih dahulu memperkosa korban.

TOP SEARCHING KEYWORD : 

cerita dewasa terbaru, cerita mesum hot, cerita sex sedarah, cerita panas selingkuh, cerita bergambar ngentot, Cerita Sex Bergambar, Cerita Ngentot, Cerita Dewasa Bergambar, Cerita Sek, Cerita Seks Bergambar,

Cerita Dewasa, Cerita Seru, Cerita Sek Bergambar, Cerita Ngentot Bergambar, Cerita Bergambar, Cerita Hot, Cerita Hot Bergambar, Cerita Panas, Cerita Sex Sedarah, Ceritasex Bergambar, Cerita Mesum, Cerita Sex Dewasa Bergambar, Cerita Sex Bergambar Terbaru, Cerita Mesum Bergambar, Cerita Bergambar Sex, Cerita Sex Terbaru, Sex Bergambar, Cerita Sex Dewasa, Cersex Bergambar, Cerita Sex Sedarah Bergambar, Cerita Sex Seru,

Cerita Seks Terbaru, Cerita Sex Terkini, Cerita Bergambar Dewasa, Cerita Bokep Bergambar, Cerita Seks Sedarah, Cerita Sedarah, Cerita Sex Bergambar Hot, Cerita Dewasa Bergambar Terbaru, Cerita Porno, Crita Ngentot, Cerita Seks Dewasa Bergambar, Seks Bergambar, Cerita Panas Bergambar, Ceritaseks Bergambar, Cerita Sex Brgambar, Cerita Bergambar Hot, Cerita Dewasa Seru, Cerita Dewasa Sedarah, Cerita Sex 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *